Perbedaan QA dan QC

Juli 21, 2008 at 1:55 pm Tinggalkan komentar


BEDA ANTARA QUALITY ASSURANCE DAN QUALITY CONTROL,

QA = Quality Assurance , to lead and operated by assure of an organization successfully, it is necessary to direct and control it in a systematic and transparent manner. Maksudnya adalah meyakinkan / menjamin secara kualitas dengan suatu systemtis kerja dan keterbukaan untuk keberhasilan suatu pekerjaan secara keseluruhan organisasi di setiap lini dengan melalui system control

QC = Quality Control, to take control of quality by procedural and applicable reference that implemented direct to process system in good and full fill of minimum requirement as finally results. Maksudnya adalah pengendalian mutu dengan procedure kerja berdasarkan referensi yang dapat diterapkan dan diimplementasikan langsung di proses pekerjaan tersebut untuk memenuhi persyaratan minimum sebagai hasil akhir pekerjaan.

Hubungan pendeknya adalah bahwa QA yang meyakinkan / menjamin QC.

QC adalah sistem kendali yang terintregrasi didalam proses.

dia berfungsi mencegah terjadinya defect/ non corformity output, salah satu cara yang sudah kita kenal antara lain right from begining atau benar sejak awal. metode ini terbukti mampu mengeliminir non corformity (ketidaksesuaian) pada output dengan pencegahan.

Sedangkan QA lebih tinggi letaknya dalam struktur organisasi, dia memberi terhadap direksi/ management. yang final decision nya adalah layak atau tidaknya produk dikeluarkan. yang tentunya melibatkan proses-proses lainnya seperti produksi, inventory, maintenance. QA lebih menjaga corporate image dengan mencegah defect ke consumen. parameternya hanyalah hitam putih dengan nilai yang telah dirumuskan dalam fungsi yang kita sebut kualitas.

QC sering membuat suatu organisasi menjadi menggelembung dan gemuk, jika kita tidak memahami konsep produktifitas. karena man-power planning nya akan menggelembung atas nama azas independent, sebenarnya orang-orang yang terlibat dalam proses tersebut itulah fungsi QC. orang Jepang sangat paham akan hal ini dan melahirkan suatu model management yang disebut TQC dengan produknya yang kita kenal sebagai GKM (gugus kendali mutu). kesadaran mereka untuk memperbaiki aktifitas yang tidak perlu dan mengefisienkan langkah proses diluar jam dan lokasi kerja (walaupun sambil minum di kedai minuman keras hingga pulang dalam keadaan mabuk). Sesungguhnya proses PDCA sedang berjalan lewat diskusi non formil.

ini bukan hal yang mudah sebab “Management is no Sains”

contonya : Total

Quality Management berasal dari Mike Robson, seorang inggris, berdasarkan prinsip bahwa setiap pekerja secara individu mempunyai tanggung jawab terhadap kualitas pekerjaannya dan pemikiran ini dikembangkan juga kepada para pemasok supaya perusahaan dapat memproduksi barang dan atau jasa yang berkualitas.

Prinsip

ini dikembangkan dari Total Quality Circle yang berasal dari Jepang, dimana para pekerja berkumpul dalam gugus kendali mutu untuk mendiskusikan dan memecahkan masalah dan apa yang dapat dilakukan untuk perbaikan dan peningkatan kualitas.

hingga “poke yoke” dari Shigeo Shingo yang menjadi dasar pengembangan SIX SIGMA.

Secara fungsi QC merupakan orang operasional yang langsung melakukan aktivitas checking atau inspeksi terhadap produk, biasanya kalo di lini produksi biasanya ada seoarang berfungsi sebagai pengontrol kualitas produk seperti sampling dan aktifitas lainnya.

Sedangkan untuk QA, dia lebih berperan sebagai analyst untuk memperbaiki mutu produk, dan datanya bisa diperoleh dari data sampling orang QC atau feedback dari internal perusahaan ataupun adanya Quality complain dari luar perusahaan yaitu costumer. Dan QA biasanya juga berperan sebagai sertifikasi dari produk tersebut…

Jadi intinya QC adalah seorang executor/operator dan QA adalah conceptor..

QA : Penjamin Mutu …

QC : Pengendali mutu…

” Kualitas yang baik itu seperti apa? Kok saya lihat produk bapak ditinjau dari ilmu yang saya pelajari di kampus nggak bisa dibilang bagus?” Kemudian beliau menjawab ” Dari sisi bisnis… kualitas yang baik itu adalah kualitas minimal yang masih bisa diterima oleh langganan kita,, nah kalau adik lihat produk kita masih jelek itu salah… itu adalah produk baik yang masih bisa dijual dan diterima langganan ‘ “.

Berarti parameternya standar ya, kalau standar nya semakin ketat maka kualitas akan bagus….dan nanti ujung-ujungnya duit, barang yang lebih mahal harusnya standarnya lebih ketat dan kualitasnya lebih bagus, kalau barangnya mahal tapi kualitas jelek perlu dipertanyakan quality controlnya…..

Cuma standar indonesia (SNI) kok gak laku ya dibanding standarnya orang luar DIN,JIS,ASME dll…..Tanya Kenapa…….

Mengenai beliau yang pernah bertanya ke Kepala QC.. ini berarti sudah bicara mengenai definisi quality. Dari definisi yang saya baca dari beberapa buku, ada beberapa tokoh quality yang mendifinisikan, yaitu quality adalah:

– Juran : fitness to use, kecocokan penggunaan produk

– Crosby : conformance to requirement, sesuai dengan yang dipersyaratkan

– Deming : kesesuaian dengan market demand

– Feigenbaum : total customer satisfaction

– Garvin&Davis : suatu kondisi dinamis yang berhubungan dengan produk, manusia, proses, environment yang memenuhi atau melebihi harapan customer.

Kembali ke perbedaan QC dan QA. Quality control (pengendalian mutu) adalah kegiatan untuk memantau, mengevaluasi damn menindaklanjuti agar persyaratan mutu yang ditetapkan tercapai (Product, process, service, inspection, testing, sampling, measurement dan calibration).

Sedangkan Quality Assurance (penjaminan mutu) adalah semua tindakan terencana, sistematis dan didemonstrasikan untuk meyakinkan pelanggan bahwa persyaratan yang ditetapkan “akan dijamin” tercapai. Salah satu elemen dari QA adalah QC. Elemen yang lain yaitu: Planning, organization for quality, Established Procedure, Supplier Selection, Corrective Action, Document control, training, Audit dan Management review.

Banyak perusahaan yang memakai Quality Assurance (QA) dan Quality Control ( QC) dalam satu Divisi,jadi QA itu ya QC,pak.Di perusahaan saya yang dulu,Quality Assurance kita anggap Quality Control,walaupun mungkin klo dari pengertian mungkin berbeda,tp dalam faktanya QA adalah QC,jadi jarang klo saya liat ada Divisi Quality Assurance dipisah dengan Divisi Quality Control, karena sebenarnya acuan keduanya pada qualitas mutu, termasuk reliabilitinya biasanya,

Meskipun sasaran sama tentang qualitas tapi adalah dua pekerjaan bidang yang berbeda

QA itu prosedur untuk pencapaian mutu. Misalnya Quality plan beserta dokumen pendukungnya.

QC adalah aktifitasnya (pelaksanaa dari prosedur tsb) yang dibuktikan dengan record-record.

Secara fungsi QC merupakan orang operasional yang langsung melakukan aktivitas checking atau inspeksi terhadap produk, biasanya kalo di lini produksi biasanya ada seoarang berfungsi sebagai pengontrol kualitas produk seperti sampling dan aktifitas lainnya.

Sedangkan untuk QA, dia lebih berperan sebagai analyst untuk memperbaiki mutu produk, dan datanya bisa diperoleh dari data sampling orang QC atau feedback dari internal perusahaan ataupun adanya Quality complain dari luar perusahaan yaitu costumer. Dan QA biasanya juga berperan sebagai sertifikasi dari produk tersebut…

Jadi intinya QC adalah seorang executor/operator dan QA adalah conceptor..

Kalau menurut definisi di ISO 9000:2000 (QMS-Fundamentals and Vocabulary), adalah sbb:

* Quality control (lihat section 3.2.10) : part of quality management focused on fulfilling quality requirements

* Quality assurance (lihat section 3.2.11) : part of quality management focused on providing confidence that quality requirements will be fulfilled.

Jadi kalau coba diterjemahkan, secara singkat QC terfokus pada pemenuhan persyaratan mutu (produk/service) sedangkan QA terfokus pada pemberian jaminan/keyakinan bahwa persyaratan mutu akan dapat dipenuhi. Atau dengan kata lain, QA membuat sistem pemastian mutu sedangkan QC memastikan output dari sistem itu memang benar-benar memenuhi persyaratan mutu.

Kalau dari definisi ini, kegiatan2 inspeksi dan uji (in-coming, in-process, outgoing) akan masuk kategori QC, sedangkan hal-hal seperti perencanaan mutu, sertifikasi ISO, audit sistem manajemen, dsb tentu masuk kategori QA.

Demikian kalau mengacu ke definisi di ISO 9000:2000. Beberapa perusahaan, saat ini tidak lagi membedakan antara QA vs QC di dalam operasional quality management-nya. Cukup disebut departemen Quality, di dalamnya ada kegiatan merancang jaminan bahwa persyaratan mutu akan dipenuhi dan sekaligus bagaimana memenuhi persyaratan mutu tersebut.

QA (Quality Assurance) : tugasnya memehami spec. customer dan standard atau spec. yang berhubungan dengan product, kemudian membuat / menentukan cara inspectionnya (berupa procedure) dan mendokumentasi hasil inspectionnya (manufacturing data report)

QC (Quality Control) : tugasnya melakukan inspection berdasarkan procedure yang dibuat dan disyahkan oleh QA

Kesimpulannya QA lebih banyak paper work, umumnya memiliki skill inspection yang baik dan skill menulis procedure dan familiar dengan engineering & industrial standards, Sedangkan QC lebih banyak melakukan inspection pada process manufacturing dan membuat laporannya

Dalam perusahaan besar, biasanya QA dan QC dipisah dan memeliki pimpinan masing2. Sedang dalam perusahaan menengah / kecil biasanya digabung (personilnya kebanyakan dwi fungsi).

Gampangnya …. QA = system, QC = tool.

QA ada di dalam suatu company yg sudah establish/ memiliki sertifikasi ISO. Dan scopenya lebih besar dalam menjamin kualitas produk dan juga berhak mereview suatu standart/metoda analisa demi jaminan mutu.

Sedangkan QC scopenya hanya pengontrol tidak seperti QA.

Jika ada QA pd suatu company bisa dipastikan ada QC nya.

Kesimpulan:
QC: reactive, problem solving in nature.

QA: proactive, preventive in nature.

Entry filed under: Catatan Kuliah yang Tertinggal. Tags: .

Pembangunan Faktor Pemiskinan Perempuan Desa? Competency-Based Human Resources Development

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


KLENDERRR….

Juli 2008
S S R K J S M
     
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

ARSIP

Obrolan Secangkir Kopi + Getuk,..

MONOLOG

ini cuma sekedar media saat bergumam, menggerutu, dan kalo lagi pengen asbun, tanpa bermaksud menyindir atau menyinggung seseorang,...kalo merasa tersindir atau tersinggung,...yooo..wisben.. mudah-mudahan jadi bahan introspeksi tanpa perlu mengakomodir kepicikan....

TRAVELMATE

catatan kecil saat jalan-jalan dan nongkrong

MATERI KULIAH

MOHON MAAF Dengan tidak mengurangi rasa hormat , ruang ini hanya sekedar untuk "menempelkan" hasil tulisan, pemikiran sendiri dan orang lain yang merasa PEDULI untuk membantu saudara-saudara kita yang tidak mampu membeli buku terutama bahan materi perkuliahan tertentu. Bagi yang terketuk hatinya untuk urun rembug menyumbangkan materi yang dianggap perlu silakan mengirimkannya ke alamat email : deni_kusdiansyah@yahoo.com Mudah-mudah dengan media ini orang miskin pun bisa terdidik Terima kasih

SUKA-SUKA GUE

Namanya juga suka-suka gue,..hehehehehe

%d blogger menyukai ini: